Hazelbrill.com

Latest Posts

Mengenal Impor Barang Dari China.

Era teknologi seperti yang dirasakan sekarang ini turut berdampak pada dunia bisnis atau perdagangan dimana kegiatan bisnis antar negara menjadi cukup mudah untuk dilakukan. Jasa importir pun juga mulai banyak dilirik guna memudahkan dalam mendapatkan barang yang diinginkan dari negara lain, tentunya dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau. Tak hanya itu, jasa pengiriman juga menuai keuntungan sendiri dengan semakin banyaknya laju distribusi produk dari satu negara ke negara lain. Dimana hal tersebut tidak terlepas dari meningkatkan kegiatan ekspor impor yang berlangsung di masa sekarang ini.

Kegiatan impor yang berlangsung umumnya merupakan keinginan dari masyarakat yang tertarik dengan produk yang ditawarkan dari negara lain. Selain itu, barang yang tren juga menjadi salah satu motivasi utama kegiatan impor terus berlangsung. Adapun kebanyakan dari produk yang diimpor tersebut lebuh mudah didapatkan melalui adanya jasa dari importir yang secara rutin menawarkan barang dari negara lain seperti dari negara China yang umumnya ditawarkan dengan harga yang cocok dengan kantong sebagian besar masyarakat di Tanah Air. Tak heran jika banyak dari produk dari China yang juga laris manis di pasaran, dan menjangkau berbagai kalangan pembeli di masyarakat

Manfaat Import Dari China

Tidak hanya dari segi harganya yang cukup ramah bagi sebagian besar masyarakat di Tanah Air. Barang yang diimpor dari China juga memiliki beragam manfaat bagi pelanggannya di Indonesia, diantaranya yakni:

  • Mudah dalam hal pengiriman.

Dikarenakan sudah cukup dikenal dan juga kegiatan bisnis telah menjangkau hampir sebagian besar negara yang ada di dunia membuat kegiatan pengiriman atau ekspor dari China mudah untuk dilakukan. Selain kemudahan tersebut, pelayanan pengiriman dari China juga memuaskan karena telah ditangani oleh berbagai orang-orang yang profesional di bidangnya selama bertahun-tahun. Di Tanah Air sendiri, terdapat beberapa jasa pelayanan yang mana melayani pengiriman barang dari China yang sesuai dengan ketentuan dan pastinya mudah untuk dilakukan.

  • Perdagangan China berskala global.

Bukan hal yang asing lagi jika berkunjung ke beberapa tempat di seluruh dunia, pastinya ditemui berbagai produk yang secara khusus merupakan hasil produksi di China. Dalam hal ini juga, China juga cukup lihai dalam menawarkan berbagai barang yang dapat sesuai dengan konsumen yang berada di wilayah tersebut, sehingga dapat dikatakan bahwa hasil produksi yang diekspor ke berbagai negara merupakan kategori barang yang user-friendly atau cukup mudah untuk dipakai dan juga sesuai dengan yang diinginkan dari masyarakat setempat.

  • Kualitas yang semakin baik.

Bila sebelumnya, muncul pandangan bahwa barang produksi dari China cenderung kurang berkualitas, namun kini anggapan tersebut dapat dipatahkan. Hal ini karena para perusahaan di China semakin memperhatikan kualitas dari barang yang diproduksinya setiap waktu. Ditambah lagi, selera dari konsumen yang terus berubah juga membuat berbagai perusahaan di China berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas guna menyediakan produk terbaik yang tentunya sesuai dengan selera dan keinginan dari konsumennya tersebut.

Beragam Produk Import Menarik Dari China

Dengan menggunakan jasa importir yang terdapat di Indonesia, maka masyarakat dapat dengan mudah memperoleh berbagai produk yang menarik dari negeri tirai bambu tersebut. Adapun produk yang cukup menarik minat pasaran di Indonesia antara lain,

  1. Fashion

Sudah bukan rahasia umum lagi jika fashion dari China banyak menarik minat masyarakat di Tanah Air. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya pengusaha lapak pakaian import China yang ada di setiap wilayah di Indonesia. Hal ini karena banyak dari produk fashion yang diproduksi di China memiliki desain dan konsep yang cukup hype di pasaran. Selain itu, harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau, tidak seperti produk yang berasal dari negara lain, sehingga hal itu dapat menarik masyarakat khususnya golongan menengah untuk mendapatkan fashion yang disukai dengan harga yang terjangkau.

  1. Kosmetik atau Kecantikan

Di pasaran, cukup banyak ditemui produk kecantikan dari China yang merata di pusat perdagangan. Beberapa kosmetik yang ditawarkan umumnya memiliki hasil yang cukup bagus bagi kecantikan dan juga harganya yang juga murah. Maka tak sedikit dari kaum hawa yang akhirnya tertarik untuk mendapatkan barang kecantikan dari luar namun dengan biaya yang terjangkau, sehingga tak perlu mengeluarkan biaya yang banyak guna memperoleh kecantikan yang diinginkan oleh kaum hawa.

  1. Alat Rumah Tangga

Alat-alat rumah tangga dari China juga menjadi produk yang cukup diminati di kalangan masyarakat di Tanah Air. Banyak dari peralatan rumah tangga seperti alat pel, sapu, peralatan memasak hingga furniture dengan konsep yang menarik dan harga yang terjangkau diperoleh dari China. Tak heran jika banyak dari importir China yang berfokus alat rumah tangga karena minatnya pasar yang cukup tinggi.

Demikian informasi seputar produk dari China yang memiliki kelebihan, kini mendapatkan barang import dari China cukup mudah dengan mendatangi jasa layanan import barang dari China. Sekian dan terima kasih.

Cara Impor Barang dari China

China menjadi salah satu negara yang menjadi langganan dari masyarakat Indonesia untuk belanja barang. China sudah terkenal dengan barangnya yang sangat murah namun kualitasnya juga tidak kalah dengan barang sejenis yang berasal dari negara lain.

Masyarakat Indonesia pastinya mudah tergiur dengan barang-barang murah sehingga mereka sering impor barang dari China. Faktor lain yang menyebabkan seringnya masyarakat Indonesia melakukan impor barang dari China adalah tarif impornya yang cukup murah. Kombinasi harga barang yang murah dan tarif impor yang murah tentunya menarik minat masyarakat.

Cara Untuk Impor Barang dari China

Ada beberapa cara untuk impor barang dari China :

  1. Melalui Toko Online

Bisnis toko online atau yang dikenal dengan E-Commerce saat ini sudah berkembang pesat. Sekarang, kamu sudah bisa mendapatkan barang-barang dari luar negeri hanya dengan belanja di toko online.

Perbedaan dari membeli barang luar negeri dan membeli barang dari dalam negeri terletak pada waktu pengiriman barang. Jika kita biasanya menerima barang dari dalam negeri dalam waktu 3 hari sampai 1 minggu, maka untuk barang yang berasal dari luar negeri membutuhkan waktu 2 minggu sampai 1 bulan untuk dapat kamu terima.

  1. Datang Langsung ke China

Untuk mendapatkan barang dalam jumlah kecil, kamu bisa datang langsung ke China. Di sana kamu bisa belanja barang yang kamu inginkan untuk dibawa ke Indonesia. Kamu harus memperhatikan besarnya bea masuk dan juga pajak yang ditetapkan oleh pemerintah terhadap barang-barang yang berasal dari luar negeri.

  1. Melakukan Transaksi di Pelabuhan

Kamu bisa mendapatkan barang-barang dari China dengan melakukan transaksi barang secara langsung di pelabuhan. Yang perlu kamu lakukan adalah melakukan negosiasi dengan pihak penjual barang mengenai jumlah barang, proses pengiriman, harga barang, dan lain sebagainya. Untuk melakukan hal tersebut kamu harus memperhatikan peraturan mengenai impor barang.

Tarif Impor Untuk Barang dari China

Ada beberapa jenis tarif impor untuk barang dari China :

  1. Barang Konsumsi, Obat, Bahan Kimia, dan Produk Kecantikan

Barang yang termasuk ke dalam barang konsumsi, obat-obatan, bahan kimia, dan produk kecantikan akan dikenakan tarif impor sebesar Rp6.500.000 untuk setiap cbm nya. 1 cbm setara dengan 1 meter kubik.

  1. Kertas, Mainan Anak, dan Sejenisnya

Barang dalam bentuk kertas, mainan, dan sejenisnya akan dikenakan tarif impor sebesar Rp6.000.000 untuk setiap cbm nya. 1 cbm setara dengan 1 meter kubik. Perlu kamu ketahui bahwa jenis barang seperti ini ukurannya cukup kecil sehingga bisa diimpor dalam jumlah besar.

  1. Aksesoris Umum

Barang yang termasuk ke dalam aksesoris umum seperti gelang, anting, kacamata, dan sejenisnya akan dikenakan tarif impor sebesar Rp5.500.000 untuk setiap cbm nya. 1 cbm setara dengan 1 meter kubik.

  1. Sepatu

Sepatu akan dikenakan tarif impor sebesar Rp5.000.000 untuk setiap cbm nya. 1 cbm setara dengan 1 meter kubik. Sampai saat ini, sepatu menjadi salah satu barang yang paling sering diimpor oleh masyarakat Indonesia untuk kepentingan bisnis.

  1. Tas

Tas akan dikenakan tarif impor sebesar Rp4.500.000 untuk setiap cbm nya. 1 cbm setara dengan 1 meter kubik. Seperti sepatu, tas juga menjadi salah satu barang yang paling sering diimpor oleh masyarakat Indonesia untuk kepentingan bisnis.

Itulah informasi penting mengenai impor barang dari China. Kamu bisa menggunakan informasi ini untuk menjalankan bisnis jual beli barang impor atau untuk kepentingan pribadi. Yang harus kamu perhatikan adalah peraturan mengenai kegiatan impor barang.

Ketahui Informasi Seputar Impor Barang Dari China

Beberapa tahun belakangan, publik dihangatkan dengan adanya pembukaan pasar bebas China dan ASEAN (Asean China Free Trade AreaI, yang mana hal itu secara tidak langsung menyebabkan gelombang barang yang merupakan produk asli China begitu membanjiri Tanah Air. Selain karena harganya yang dikenal cukup terjangkau di pasaran, produk yang dihasilkan pun memiliki ragam bentuk dan kegunaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang berada di Indonesia.

Tak heran, banyak sekali masyarakat yang pada akhirnya memiliki produk buatan dari China untuk digunakan setiap harinya. Bila sebelumnya produk dari China dikenal memiliki kualitas yang rendah, namun seiring dengan berjalannya waktu banyak juga ditemui produk yang berasal dari China dengan kualitas yang baik. Tentunya dengan embel-embel harga yang terjangkau bagi masyarakat, sehingga produk menjadi lebih memikat dan mudah diterima oleh pasar. Adapun produknya juga sangat mudah didapatkan dalam jumlah yang cukup besar, tergantung dengan permintaan konsumen. Hal tersebut tentunya didukung oleh beragam faktor yang dilakukan oleh pengusaha-pengusaha asal negeri tirai bambu tersebut.

Mengapa Produk China Laris?

Kekuatan bisnis negeri tirai bambu tersebut terletak pada pasokan tenaga kerja yang amat sangat banyak dengan biaya yang murah, sehingga dapat menghasilkan ribuan produk yang dapat dipasarkan secara langsung ke konsumen di penjuru Tanah Air. Tak hanya itu saja, adanya bantuan kuat dari pemerintah Tiongkok membuat kekuatan bisnis para pengusaha asal China cukup terkenal di mata dunia. Seperti yang diketahui, bahwa Tiongkok memiliki nilai tukar yang cukup murah. Namun hal tersebut bukannya tidak beralasan, pemerintah Tiongkok sendiri menginginkan agar produk yang telah diproduksi dapat dijual dan laku di pasaran global, sehingga nilai kurs atau tukar mata uang menjadi rendah.

Dan hal tersebut terbukti memberikan pengaruh yang cukup signifikan pada penjualan produk yang berasal dari China. Kini menjumpai produk yang berasal dari China bukanlah hal yang aneh. Kurs yang rendah tersebut secara efektif mampu meningkatkan jumlah eksport barang yang diproduksi ke berbagai negara termasuk Indonesia.

Cara Mudah Impor Barang dari China/Tiongkok

Berdasarkan pengalaman beberapa pengusaha yang ada di Indonesia yang mana bergerak di bidang jasa import dari China, seperti halnya pakaian ataupun rumah tangga. Ada beberapa cara yang membuat produk mudah diperoleh dari China, diantaranya:

  1. Mencoba cari lewat marketplace

Seiring dengan perkembangan internet membuat informasi dari belahan dunia dapat dengan mudah diakses. Tak terkecuali jual beli, lewat marketplace pebisnis barang import dari Tiongkok dapat memperoleh barang dengan harga yang terjangkau namun memiliki kualitas yang baik, seperti pada AliExpress maupun Alibaba.

  1. Cari barang lewat distributor secara langsung

Tidak hanya lewat marketplace saja, barang produksi asal China juga dapat diperoleh lewat distributor barang import China seperti kaos import China dan lain sebagainya. Pembeli juga dapat dimudahkan untuk mendapatkan barang yang sesuai dengan keinginan setelah melihat dan mengetahui secara langsung produk yang ditawarkan.

  1. Berkunjung ke event pameran import China

Tak jarang dilaksanakan pameran yang menampilkan beragam produk yang berasal dari China. Hal tersebut dapat menjadi kesempatan bagi peminat barang dari China untuk memperoleh produk yang diinginkan dari luar negeri namun harganya cukup terjangkau.

Nah, demikian tadi informasi seputar import barang dari China yang sekarang ini sudah menjadi kegiatan yang lazim untuk dilakukan. Barang dari China selain harganya yang murah, kualitas yang diberikan pun juga mengalami peningkatan setiap tahunnya, sehingga konsumen semakin diuntungkan dengan produk yang murah dan berkualitas. Sekian.

Proses Impor dan Pajak Barang China

China adalah salah satu negara favorit untuk kegiatan impor barang. China akhir-akhir ini terkenal dengan barangnya yang berkualitas namun dijual dengan harga yang miring. Inilah yang menarik perhatian dari masyarakat di dunia termasuk masyarakat Indonesia.

Masyarakat Indonesia cenderung menyukai barang-barang yang harganya miring. Belum lagi, barang dari China juga sudah terbukti kualitasnya dan tahan lama. Tentunya ini menjadi alasan kuat mengapa saat ini banyak sekali barang-barang dari China di Indonesia.

Pajak Impor Barang dari China

Besarnya pajak impor barang dari China adalah sebesar 17,5%. Persentase tersebut terdiri dari Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 0%, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10%, dan bea masuk sebesar 7,5%.

Proses Impor Barang dari China

Berikut ini adalah proses impor barang dari China :

  1. Menentukan Sistem Untuk Transaksi Barang

Ada beberapa sistem yang bisa digunakan untuk transaksi barang dari China. Yang pertama adalah Free on Board, dimana uang dibayarkan ketika barang-barang sudah sampai di pelabuhan dan dibongkar.

Yang kedua adalah Cost and Freight, dimana penyerahan barang dilakukan di pelabuhan dan biaya pengiriman barang sepenuhnya menjadi tanggung jawab dari pemasok barang. Perlu diperhatikan bahwa, untuk menggunakan sistem ini kapal harus sudah mendapatkan izin ekspor.

Yang ketiga adalah Cost Insurance and Freight, dimana nantinya pembayaran harus sudah diselesaikan sebelum kapal berangkat ke pelabuhan. Biaya yang harus dibayarkan meliputi biaya pengiriman barang, biaya barang, dan biaya asuransi barang.

Yang keempat adalah Delivered Duty Paid, dimana pembeli meminta pemasok barang untuk mengantarkan barang di lokasi yang sudah ditentukan. Sistem ini mengharuskan pembeli barang untuk mengurus segala persyaratan yang diperlukan untuk kegiatan impor barang terlebih dahulu.

Yang terakhir adalah Free Alongside Ship, dimana pemasok barang bertanggung jawab penuh terhadap biaya barang, biaya pengiriman, dan biaya asuransi barang sebelum barang masuk ke dalam pelabuhan dan mendapatkan izin untuk melakukan ekspor barang.

  1. Negosiasi Harga Barang dan Biaya Pengiriman

Langkah yang kedua adalah melakukan negosiasi harga barang dan juga biaya pengiriman barang. Hal ini sudah umum dilakukan oleh pihak pemasok barang dan juga pihak yang mengimpor barang. Setelah mencapai kesepakatan, maka bisa lanjut ke proses selanjutnya.

  1. Menentukan Jasa Pengiriman Barang

Langkah yang ketiga adalah menentukan jasa pengiriman barang. Ada banyak jasa pengiriman barang dari luar negeri menuju ke Indonesia. Kamu bisa memilih jasa pengiriman mana pun untuk mengirimkan barang yang kamu beli dari China menuju pelabuhan atau bandara di Indonesia.

  1. Memilih Jalur Pengiriman Barang

Langkah yang keempat adalah memilih jalur untuk pengiriman barang. Kamu bisa memilih jalur udara dan jalur laut untuk pengiriman barang. Untuk jalur laut biasanya untuk pengiriman barang dalam jumlah yang sangat besar, sedangkan untuk jalur udara biasanya digunakan untuk pengiriman barang dalam jumlah yang tidak terlalu besar.

  1. Mengasuransikan Barang

Langkah yang kelima adalah mengasuransikan barang. Asuransi barang merupakan hal yang sangat penting dalam kegiatan impor barang. Asuransi akan menjamin barang kamu dalam kondisi bagus ketika sampai di Indonesia.

  1. Menentukan Sistem Pembayaran

Langkah yang keenam adalah menentukan sistem pembayaran. Ada berbagai sistem pembayaran yang bisa digunakan dalam kegiatan impor barang seperti transfer bank, wesel, pembayaran kemudian, dan lain sebagainya.

  1. Melengkapi Berkas dan Mengurus Izin

Langkah yang ketujuh adalah melengkapi berkas yang diperlukan dan mengurus izin untuk kegiatan impor barang. Kamu harus mempersiapkan semua berkas yang diperlukan untuk mendapatkan izin melakukan impor barang dari luar negeri.

  1. Membayar Pajak

Langkah yang ketujuh adalah membayar pajak yang dikenakan terhadap barang impor. Besarnya pajak tergantung dengan jumlah barang yang dibeli dari luar negeri. Kamu tidak akan bisa mendapatkan izin tanpa membayar pajak terlebih dahulu.

  1. Mengambil Barang

Langkah yang terakhir adalah mengambil barang dari kapal atau pesawat. Kamu harus mengurus terlebih dahulu segala persyaratan untuk mendapat izin mengeluarkan barang dari bandara atau pelabuhan.

Itulah beberapa proses dalam kegiatan impor barang dari China. Kamu harus benar-benar memperhatikan setiap proses yang ada supaya kegiatan impor berjalan dengan lancar. Kamu juga harus memahami segala peraturan yang berkaitan dengan impor barang.

Tarif Impor Barang dari China

Sekarang ini sudah banyak orang yang mengetahui tarif impor karena belanja barang yang berasal dari luar negeri. Salah satu negara yang menjadi langganan dari masyarakat Indonesia adalah China. Seperti yang kita tahu bahwa barang-barang dari China harganya jauh lebih murah dan kualitasnya juga sangat bagus.

Selain karena harga dan juga kualitas barang, masyarakat Indonesia juga tertarik dengan tarif impor yang cukup rendah. Itulah beberapa penyebab maraknya kegiatan impor barang dari China akhir-akhir ini.

Tarif Impor

Tarif impor akan diberikan kepada seseorang yang melakukan belanja barang di luar negeri untuk kemudian dibawa ke Indonesia. Jadi, bisa dikatakan bahwa tarif impor adalah pajak yang dikenakan oleh pemerintah terhadap barang-barang yang dibeli dari luar negeri. Pada umumnya, tarif impor berbentuk persentase dari banderol barang yang dibeli dari luar negeri.

Tarif Impor Untuk Barang dari China

Ada beberapa jenis tarif impor untuk barang dari China :

  1. Produk Tekstil

Untuk barang yang merupakan produk tekstil, tarif yang dikenakan dihitung berdasarkan volume dari barang. Satuan yang digunakan adalah meter kubik. Untuk 1 meter kubik barang, tarif yang dikenakan adalah sebesar Rp8.500.000.

  1. Produk Industri Garmen

Untuk barang yang merupakan produk industri garmen seperti kain, baju, dan sejenisnya, tarif yang dikenakan dihitung berdasarkan volume dari barang. Satuan yang digunakan adalah meter kubik. Untuk 1 meter kubik barang, tarif yang dikenakan adalah sebesar Rp7.000.000.

  1. Mesin

Untuk barang berjenis mesin, tarif yang dikenakan dihitung berdasarkan volume dari barang. Satuan yang digunakan adalah meter kubik. Untuk 1 meter kubik barang, tarif yang dikenakan adalah sebesar Rp6.500.000. Tarif ini memang cukup unik, mengingat pada umumnya ukuran yang digunakan adalah berat dari barang.

  1. Makanan, Minuman, Bahan Kimia, Produk Kecantikan, dan Obat

Untuk barang berjenis makanan, minuman, bahan kimia, produk kecantikan, dan obat, tarif yang dikenakan dihitung berdasarkan volume dari barang. Satuan yang digunakan adalah meter kubik. Untuk 1 meter kubik barang, tarif yang dikenakan adalah sebesar Rp6.500.000.

  1. Mainan, Kertas, dan Sejenisnya

Untuk barang berjenis mainan, kertas, dan sejenisnya, tarif yang dikenakan dihitung berdasarkan volume dari barang. Satuan yang digunakan adalah meter kubik. Untuk 1 meter kubik barang, tarif yang dikenakan adalah sebesar Rp6.000.000

  1. Barang Umum

Untuk barang umum seperti kacamata, gelang, dan aksesoris lainya, tarif yang dikenakan dihitung berdasarkan volume dari barang. Satuan yang digunakan adalah meter kubik. Untuk 1 meter kubik barang, tarif yang dikenakan adalah sebesar Rp5.500.000.

  1. Sepatu

Untuk sepatu, tarif yang dikenakan dihitung berdasarkan volume dari barang. Satuan yang digunakan adalah meter kubik. Untuk 1 meter kubik barang, tarif yang dikenakan adalah sebesar Rp5.000.000.

  1. Tas

Untuk tas, tarif yang dikenakan dihitung berdasarkan volume dari barang. Satuan yang digunakan adalah meter kubik. Untuk 1 meter kubik barang, tarif yang dikenakan adalah sebesar Rp4.500.000.

Itulah beberapa tarif impor yang dikenakan oleh pemerintah terhadap barang-barang yang berasal dari China. Dari 8 tarif impor yang ada semuanya menggunakan volume sebagai ukuran dalam menentukan besarnya tarif impor.

Dengan mengetahui tarif impor barang dari China, sekarang kamu bisa menghitung kembali biaya yang kamu butuhkan untuk mendapatkan barang yang kamu inginkan. Kamu juga bisa memanfaatkan informasi ini untuk menjalankan bisnis jual beli barang impor dari China.

Menakar Pengaruh Disrupsi Bagi Perdagangan Global

Seperti yang diketahui, wabah pandemi yang dirasakan hampir setahun terakhir telah menimbulkan beragam efek pada sisi kehidupan manusia, yang mana salah satunya dapat ditandai dengan kemunculan disrupsi. Adanya disrupsi yang terjadi ini cukup berpengaruh pada beragam sektor bisnis, sehingga banyak dari bisnis yang pada akhirnya mengalami kebangkrutan karena kalah dalam persaingan.

Disrupsi sendiri dapat dipahami sebagai suatu gangguan yang mana muncul karena industri tak berjalan sebagaimana biasanya. Hal tersebut terjadi karena adanya kompetitor baru yang memiliki kapasitas yang jauh lebih efektif dan efisien. Tak hanya itu, kehadiran penemuan atau teknologi yang terbaru juga berperan dalam perubahan skema bisnis di lapangan. Banyak dari pengusaha yang telah lama menggeluti dunia bisnis harus memutar otak untuk tetap dapat bermain dalam dunia perdagangan baik lokal maupun global di era disrupsi seperti sekarang ini.

Kehadiran teknologi yang semakin berkembang nyatanya telah mengubah wajah bisnis dunia modern sekarang ini. Dimana kebutuhan pelanggan secara cepat dan instan menjadi prioritas utama saat ini. Selain itu, faktor lingkungan juga turut berpengaruh pada perubahan wajah dunia perdagangan modern.

Disrupsi Perdagangan Internasional

Pada saat pandemi seperti saat ini, disrupsi perdagangan secara lokal maupun global cukup menjadi pukulan telak bagi sebagian pengusaha. Hal tersebut dapat terlihat dari beberapa kebijakan yang turut diambil oleh pemerintah guna mengatasi permasalahan terkait pandemi ini, seperti halnya bekerja dari rumah atau WFH hingga kebijakan lockdown yang membuat aktivitas produksi menjadi menurun. Dalam segi penawaran yang lain, pendistribusian produk ke berbagai negara juga cukup terhambat. Hal ini karena penutupan akses masuk dan keluar suatu negara yang membuat nilai kerugian menjadi begitu besar. Dalam data yang dipaparkan oleh World Trade Organization juga menunjukkan angka pembatasan masuk ke 80 negara yang cukup merepotkan bagi dunia bisnis untuk dapat memasukkan produknya.

Adapun dari segi permintaan konsumen atau demand, kini telah menjadi paradigma baru untuk konsumsi makanan yang lebih sehat dan memiliki kemasan dan penyajian yang higienis. Bahkan di beberapa negara, tidak ragu untuk melakukan penolakan produk yang ditengarai berasal dari negara awal mula munculnya virus corona, yakni Tiongkok. Sebagian besar masyarakat dunia umumnya takut terhadap nilai higienis dari makanan yang diperoleh dari negara tersebut.

Tak hanya itu saja, kebijakan dari pemerintah untuk menerapkan lockdown di berbagai negara juga membuat beberapa pusat perdagangan harus tutup dan tidak dapat beroperasi secara maksimal. Minat beli juga semakin menurun seiring dengan banyaknya pengagguran dan kesulitan ekonomi lainnya.

Kiat Menghadapi Disrupsi

  • Memanfaatkan penggunaan teknologi

Seiring dengan perkembangan teknologi yang dirasakan sekarang ini, rasanya tidak salah jika teknologi dapat berperan dalam proses perdagangan dan bisnis. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi perlu dilakukan guna meningkatkan kualitas jasa yang diberikan. Ditambah lagi pangsa pasar sekarang ini banyak didominasi oleh Generasi Milenial dan juga Generasi Z yang merupakan pengguna aktif teknologi, sehingga penggunaan teknologi secara efektif dapat membantu dunia perdagangan menghadapi disrupsi

  • Membaca kebutuhan pasar

Dengan selalu aktif membaca kebutuhan pasar, maka perusahaan dapat menentukan langkah kedepannya, diantaranya melakukan inovasi yang sesuai dengan selera dari konsumen. Hal tersebut cukup penting karena selera pasar senantiasa bergerak dinamis sehingga perlu adanya penyesuaian dari segi penawaran kepada konsumen. Perusahaan yang secara aktif dan dinamis bergerak untuk memenuhi kebutuhan pasar maka dapat dipastikan perusahaan itu akan terus berada dalam arena permainan bisnis yang berlangsung, baik itu lokal maupun global.

  • Jangan berhenti di rasa puas

Seorang pendiri Apple, Steve Jobs pernah mengatakan bahwa “jangan pernah merasa puas, teruslah berkembang”. Hal tersebut kiranya dapat dipraktikkan dalam perusahaan, karena sejatinya perusahaan akan menjumpai 4 siklus yakni pengenalan, pertumbuhan, pematangan hingga penurunan. Maka, ketika perusahaan sedang berada pada masa pertumbuhan, dan mudah untuk puas diri, hal tersebut akan membuat kompetitor lain akan melaju lebih jauh dengan menghasilkan produk yang akan terus disesuaikan dengan keinginan dari konsumen.

  • Lakukan customer oriented

Bagi perusahaan yang ingin terus eksis dalam menghadapi era disrupsi ini, ada baiknya untuk melakukan orientasi secara lebih pada kepuasan pelanggan atau customer oriented. Dengan mengedepankan kepuasan atau nilai pelanggan, maka perusahaan akan mendapatkan tempat di mata pelanggan. Hal tersebut umumnya dapat dilakukan dengan memberikan potongan harga atau diskon, program konsumen setia atau loyalty customer, dan juga memberikan layanan pelanggan secara solutif dan juga aktif. Tentunya hal tersebut akan membuat pelanggan merasa dihargai dan memberikan kesan yang mendalam bagi pelanggan.

Demikian informasi sekilas pengaruh disrupsi bagi perdagangan secara global dan kiat yang dapat dilakukan untuk menghadapi disrupsi yang berpengaruh secara besar pada jalannya perusahaan di masa sekarang ini. Semoga dapat bermanfaat, sekian dan terima kasih.